“Dan (bagi mengesahkan dakwaan itu) mereka melumurkan baju Yusuf dengan darah palsu. Bapa mereka berkata: “Tidak! Bahkan nafsu kamu memperelok kepada kamu suatu perkara (yang tidak diterima akal). Kalau demikian, bersabarlah aku dengan sebaik-baiknya, dan Allah jualah yang dipohonkan pertolongan-Nya, mengenai apa yang kamu katakan itu,” (Yusuf [12:18]).
Perkataan “sabrun jamil” adalah perkataan menggambarkan keteguhan jiwa orang beriman yang reda dengan ujian daripada Allah. Ia adalah sabar yang tiada keluhan!